SATU GELAS AIR PER-HARI, cukupkah?

hiduplah oleh Roh, dan kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

Galatia 5:16

Ditulis Oleh : Allen Luntungan

"Ting ... " Layar ponsel Rino menyala, menampilkan notifikasi pesan: !Flash Sale! Jam 12 siang. Diskon 70% sepatu impianmu! Click https://flashme/findme.

Jantung Rino berdegup kencang. Sudah tiga bulan ia mengincar sepatu itu. Jempolnya refleks menekan Link yang tersedia. Hanya tersisa lima menit.

Reina membaca pesan di WAG pelayanan ibu-ibu wilayah X. Salah satu anggota menyenggol topik sensitif yang bertentangan dengan Reina. Bahasa yang digunakan provokatif dan menyudutkan. Perasaan panas dan kesal langsung muncul. Jempol Reina bergerak cepat mengetik balasan pedas, menepis tuduhan dan membuktikan dirinya benar.

Butuh uang cash? Kami dapat membantumu sekarang! Dalam waktu 5 menit dana sampai dengan jumlah sepuluh juta rupiah ada di rekeningmu. Tanpa jaminan apapun. Cukup click wa.link/mattrue.

Runi sedang butuh uang untuk membayar kontrakan dan tagihan kartu kredit yang sudah jatuh tempo, kebetulan SMS itu masuk ke telepon genggamnya.

Apa yang terjadi selanjutnya pada Rino, Reina dan Runi?

Mungkin kita pernah berada di salah satu situasi di atas. Keringat dingin keluar, jantung berdegup 200 bpm, perut mendadak mulas saat akan mengambil tindakan selanjutnya.

Ini adalah reaksi normal tubuh manusia ketika emosi dan logika bertengkar hebat, ketika suara si baik dan si jahat berbisik nyaring di telinga. Ambil ... tidak ... ambil ...tidak ...

Tubuh sedang berusaha untuk mengendalikan emosi, pikiran dan prilakunya dari godaan impulsif, demi mencapai tujuan yang lebih baik atau menghindari dampak negatif sesudahnya.

Bagaimana dengan kita sebagai orang percaya?

Saya mengimani Roh Kudus pasti membantu kita mengendalikan keinginan-keinginan yang bertentangan dengan kehendak Tuhan, yang akan membawa dampak negatif. Asalkan kita mau dipimpin dan taat padaNya, seperti pesan rasul Paulus dalam ayat emas di atas, hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

Hiduplah oleh Roh artinya menjalani kehidupan yang dituntun, dikuasai dan digerakkan oleh kuasa Roh.

Kita menyerahkan kendali keputusan, dorongan hati dan pikiran kepada Roh, bukan pada keinginan daging, kemauan diri sendiri atau menjadi egois.

Bagaimana Roh Tuhan dapat menguasai dan memenuhi, pikiran dan prilaku kita?

Setiap hari Membaca Alkitab, berdoa, menaikan puji-pujian dan pergi beribadah. Jawaban itu yang selalu saya berikan pada anak-anak sekolah minggu. Mungkin remeh sekali. "Ah ... saya sudah melakukannya koq."

Baiklah, tapi sudahkah dilakukan dengan rutin? Bukan hanya berdoa pada waktu makan, itu pun kalau ingat. Membaca Firman Tuhan kalau kebetulan ada ayat yang lewat di sosmed. Ke gereja kalau pendeta favorite khotbah. Menyanyikan lagu rohani? .... sering, apalagi kalau lagu yang beat-nya enak.

Bila hidup demikian, itu seperti layaknya kita hanya minum air segelas per-hari. Tidak merasa haus, mengapa harus minum, mungkin kita bisa berdalih tanpa menyadari betapa cepatnya penyakit akan datang berkunjung.

Begitu pula hubungan kita dengan Tuhan. Hidup aman semuanya, biasa-biasa saja membuai kita dengan kemalasan, yang tanpa kita sadari pintu dosa mulai terbuka, bisikan si jahat mulai terdengar di telinga, pikiran pun dipenuhi rayuannya. Lupa bahwa segelas air per-hari sangat kurang. Lupa bahwa hubungan kita dengan Tuhan harus rutin dan terus menerus, sehingga kita akan:

  1. Peka akan suara hati yang diterangi kebenaran Firman dan taat untuk melaksanakan

  2. Pikiran jernih dan terang karena terjaga pagar-pagar Firman

  3. Damai sejahtera dan ketenangan hati

  4. Kekuatan menghadapi persoalan

  5. Penuh Hikmat kebijaksanaan


Jadi ... cukupkah segelas air per-hari?

Tuhan Yesus menguatkan kita senantiasa.


Next
Next

“HIDUP DALAM KELEMAHLEMBUTAN”