Kasih yang Tak Pernah "Habis Baterai"
Kasih Kristen bukan berarti kita harus menjadi malaikat yang tidak pernah kesal atau capek. Berdasarkan 1 Korintus 13:8, mari belajar melepaskan beban berat mengasihi dengan tenaga sendiri dan mulai terhubung dengan kekuatan-Nya yang tak pernah berakhir.
Baca selengkapnya dalam renungan "Kasih yang Tak Pernah “Baterai” ” oleh Pdt. Christy Rohrohmana Lekahena.
EFFATHA! TERBUKALAH BAGI PERUBAHAN
Apakah karier Anda saat ini sebuah bentuk ibadah atau justru 'Menara Babel' untuk kehebatan diri? Simak 4 area transformasi radikal yang menantang cara kita memandang hidup dan relasi.
Baca selengkapnya dalam renungan "Effatha! Terbukalah Bagi Perubahan" oleh Pdt. Christy J. Rohrohmana-Lekahena.
“TETAP BERSAKSI DALAM KESESAKAN”
Menjadi murid Kristus bukan tentang kenyamanan, melainkan keberanian mengambil risiko. Belajar dari keteguhan Yusuf dari Arimatea yang memberikan milik terbaiknya di saat murid-murid lain bersembunyi, mampukah kita tetap setia meski harus kehilangan segalanya?
Baca selengkapnya dalam renungan "Tetap Bersaksi dalam Kesesakan" oleh Pendeta Christy Rohromana Lekahena.
“Effatha di Bukit Golgota, Membuka Jalan yang Tertutup”
Pekan Suci adalah sebuah perjalanan pembukaan. Jika kita merenungkan kata “Effatha” yang berarti “Terbukalah”, kita akan menemukan bahwa seluruh peristiwa dari Minggu Palem hingga Minggu Paskah adalah cara Tuhan membuka apa yang terkunci bagi manusia.
Baca selengkapnya dalam renungan "Effatha di Bukit Golgota, Membuka Jalan yang Tertutup" oleh Pendeta Christy Rohromana Lekahena.