Damai Sejahtera
Bagaimana cara merasakan damai saat kebutuhan hidup menghimpit? Temukan makna sejati "Damai Sejahtera" dari Bilangan 6:26 dan 4 langkah praktis menjaganya di tengah badai duniawi. Simak selengkapnya dalam renungan oleh John Sahusilawane.
BAGAIMANA MUNGKIN SUKACITA TERWUJUD?
Bagaimana mungkin sukacita sejati terwujud jika perselisihan dan kekuatiran masih mendominasi pelayanan kita? Mengambil refleksi dari Filipi 4:1-7, artikel ini mengupas tuntas rahasia membangun kesehatian antar pelayan Tuhan dan menyingkirkan kekuatiran lewat pikiran yang tenang dalam Kristus. Temukan mengapa sukacita Anda tidak ditentukan oleh kondisi luar.
Bersyukur Untuk Bersukacita
Rasa takut dan cemas seringkali membuat kita melupakan kebaikan Tuhan saat masalah bertubi-tubi datang. Jika hari ini Anda merasa sulit untuk bersukacita, artikel ini akan mengingatkan Anda mengapa penyertaan-Nya jauh lebih besar dari masalah Anda.
Baca selengkapnya dalam renungan yang ditulis oleh Pnt. J. Cemby Hutapea.
PELAYARAN 76 TAHUN BAHTERA JEMAAT EFFATHA JAKARTA
Merayakan HUT ke-76 GPIB “Effatha” Jakarta, renungan ini mengajak kita mendalami makna hidup yang terus diperbaharui melalui Kolose 3:10. Layaknya bahtera di laut yang seram, bagaimana Gereja dapat terus relevan, bertumbuh, dan berdampak di setiap generasi dengan bersandar pada Firman Tuhan? Simak refleksi mendalam dari Pdt. Teddy C.S. Masinambouw.
Kasih yang Tak Pernah "Habis Baterai"
Kasih Kristen bukan berarti kita harus menjadi malaikat yang tidak pernah kesal atau capek. Berdasarkan 1 Korintus 13:8, mari belajar melepaskan beban berat mengasihi dengan tenaga sendiri dan mulai terhubung dengan kekuatan-Nya yang tak pernah berakhir.
Baca selengkapnya dalam renungan "Kasih yang Tak Pernah “Baterai” ” oleh Pdt. Christy Rohrohmana Lekahena.
“Bertumbuh dan Berbuah Bersama dalam Kasih”
Sama seperti pohon di taman yang tumbuh dengan kecepatan berbeda, begitu pula kita dalam komunitas gereja. Mengapa Tuhan memakai perbedaan karakter untuk membentuk hati kita? Temukan rahasia bertumbuh bersama dalam kasih Kristus di artikel ini.
Baca selengkapnya dalam renungan "Bertumbuh dan Berbuah Bersama dalam Kasih” oleh Pnt. Coki Panjaitan
"MANUSIA BARU: MERAWAT KASIH DAN KARAKTER DI ERA DIGITAL"
Pendidikan karakter tidak terbatas pada ruang khusus, melainkan berlangsung aktif dalam setiap gerak kita sepanjang hari. Mengambil hikmat dari Ulangan 6:6-7, mari belajar mengasah nilai iman yang konsisten dari meja makan hingga ke jagat maya.
Baca selengkapnya dalam renungan "Manusia Baru: Merawat Kasih Dan Karakter Di Era Digital" oleh Pdt. Junita Jane J. Loen-Ulaan
EFFATHA! TERBUKALAH BAGI PERUBAHAN
Apakah karier Anda saat ini sebuah bentuk ibadah atau justru 'Menara Babel' untuk kehebatan diri? Simak 4 area transformasi radikal yang menantang cara kita memandang hidup dan relasi.
Baca selengkapnya dalam renungan "Effatha! Terbukalah Bagi Perubahan" oleh Pdt. Christy J. Rohrohmana-Lekahena.
“TUHAN YESUS MATI DAN BANGKIT, UNTUK MASALAH DOSA”
Belajar dari penderitaan Ludwig van Beethoven: Mengapa seorang pencipta musik gerejawi agung dibiarkan tuli? Temukan jawaban teologis Yesaya 53:4-6 tentang kesembuhan jiwa yang melampaui fisik.
Baca selengkapnya dalam renungan "Tuhan Yesus Mati Dan Bangkit, Untuk Masalah Dosa" oleh Vikaris Cahyono Budi Wibowo.
“TETAP BERSAKSI DALAM KESESAKAN”
Menjadi murid Kristus bukan tentang kenyamanan, melainkan keberanian mengambil risiko. Belajar dari keteguhan Yusuf dari Arimatea yang memberikan milik terbaiknya di saat murid-murid lain bersembunyi, mampukah kita tetap setia meski harus kehilangan segalanya?
Baca selengkapnya dalam renungan "Tetap Bersaksi dalam Kesesakan" oleh Pendeta Christy Rohromana Lekahena.